Rabu, 04 Oktober 2023

Seni Lukis - Mazaya Early f.

 SENI LUKIS


                Ketika kita mendengar kata "Seni lukis" yang lewat di dalam otak dan pikiran kita merupakan seni dan karya yang dilakukan oleh seseorang. Biasanya menggunakan kanvas atau kertas, dengan beberapa jenis cat dan kuas untuk membentuk suatu karya. Seni lukis sendiri ini mempunyai arti yang berbeda-beda tergantung dari setiap pemikiran orang-orang. 

               Dilansir dari gramedia.blog Seni lukis merupakan cabang ilmu seni rupa yang diwujudkan melalui karya dua dimensi dengan media kanvas atau permukaan datar lain. Media untuk seni lukis biasa diisi oleh unsur-unsur pokok garis dan warna hasil dari permainan cat atau pewarna dan pembubuh gambar lainnya. Hasil dari seni lukis dapat memuat representasi terkait alam seperti potret manusia, hewan, tumbuhan, bahkan pemandangan. Seni lukis juga dapat menggambarkan gambar-gambar abstrak yang merupakan penyederhanaan bentuk alam. Seni lukis menjadi representasi pelukis untuk menuangkan emosi dan ekspresi jiwanya. Seni lukis tidak hanya sebuah karya seni yang bernilai estetika. Karya seni lukis sendiri memiliki beberapa fungsi untuk masyarakat. Hal itu bisa diketahui seperti fungsi religius, fungsi komersial, dan fungsi simbolis. Pada dasarnya, seni lukis adalah pengembangan dari menggambar. Namun, seni lukis memiliki corak atau gaya yang lebih rumit. Seni lukis menggunakan bahan dan teknik yang dapat membuatnya menjadi lebih beragam dari menggambar pada umumnya.

A. Aliran Seni Lukis


               Terdapat beberapa aliran dalam seni lukis. Diantaranya adalah:

1. Klasikisme


               Aliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan Romawi. Awal mula aliran klasikisme ini muncul di Eropa, sekitar tahun 3000 SM sampai abat 17 dan 18 yaitu pada zaman Yunani hingga zaman Barok dan Rokoko dengan adanya gaya arsitektur klasik Eropa. Aliran klasikisme ini sangat diminati dikarenakan memiliki arsitektur unik, klasik dan dianggap sebagai arsitektur yang bermutu tinggi, sehingga gaya baru ( neo klasikisme ) seakan hilang dan aliran klasikisme semakin kuat

2. Fauvisme 


                 Aliran fauvisme adalah aliran serta gaya seni yang mulanya berkembang di Perancis pada akhir abad ke 19. Aliran seni rupa fauvisme ini akhirnya berkembang hingga ke beberapa tempat di Eropa dengan berdasarkan pada landasan konsep ekspresionisme yang dipelopori oleh Van Gogh.

3. Futurisme


               Futurisme merupakan salah satu saliran dari seni rupa yang ingin dan berusaha untuk melupakan masa lalu serta berusaha untuk melihat masa depan atau future dengan sudut pandang yang dinamis serta universal. Aliran ini juga tidak hanya mengkotak-kotakan salah satu konsep maupun tema pada satu sisi saja, seperti halnya aliran seni klasik. Futurisme menjadi salah satu gerakan seni sekaligus sosial yang berkembang di abad ke 20.

4. Dadaisme


              Dadaisme adalah aliran yang tidak ingin membuat suatu karya indah secara fisik, namun bermuatan kritik tajam, pesan perdamaian atau pesan sosial lain dengan cara membuat sindiran tidak langsung, hingga ke ungkapan langsung yang provokatif terhadap kaum-kaum yang dianggap memberikan pengaruh negatif pada kelangsungan hidup manusia.

5. Kubisme


               Aliran Kubisme merupakan salah satu seni rupa yang mempunyai sudut pandang dari suatu objek yang ada di dalam satu gambar. Sehingga akan menghasilkan gambar yang seolah-olah terpisah atau terfragmentasi. Fragmentasi yang ada di dalam aliran Kubisme akan membentuk suatu geometris seperti halnya kubus, segitiga, silinder, lingkaran, dan lainnya. Dengan begitu, aliran Kubisme tidak harus berbentuk kubus, namun juga bisa berbentuk geometris. Sebuah lukisan dari aliran Kubisme mempunyai sudut pandang depan dan samping yang bisa dilihat secara bersamaan dalam satu objek lukisan. Sehingga hal itu akan menghasilkan nilai yang artistik.

6. Abstraksionisme


                Aliran seni abstraksionisme atau seni abstrak atau seni tanwujud merupakan salah satu dari jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan suatu objek pada dunia nyata. Akan tetapi menggunakan beragam warna serta bentuk dengan suatu cara yang non representasional. Aliran abstraksionisme juga dapat diartikan sebagai seni yang tidak mudah untuk dipahami, apabila hanya dilihat dengan sekilas saja. Hal ini dikarenakan, seni abstrak tidak berbentuk realistis serta tidak naturalis.

7. Ekspresionisme

Mengupload: 937416 dari 937416 byte diupload.

                Ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang menganggap bahwa seni merupakan sesuatu yang keluar dari diri seniman, bukan dari peniruan alam dunia. Seniman memiliki ingatan dan cara pandang tersendiri dari apa yang pernah dilihatnya di alam, lalu diekspresikan pada karyanya. Seniman ekspresionis menghiraukan berbagai teknik penciptaan formal untuk mendapatkan ekspresi yang lebih murni dan tanpa tekanan dari kepentingan ekstrinsik Seni. Singkatnya dapat dikatakan bahwa Ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang menonjolkan ungkapan dari dalam jiwa.

8. Impresionisme


                  Impresionisme adalah sebuah aliran yang berusaha menampilkan kesan-kesan pencahayaan yang kuat, dengan penekanan pada tampilan warna dan bukan bentuk. Namun kalangan akademisi ada yang justru menampilkan kesan garis yang kuat dalam impresionisme ini.

9. Realisme


                 Realisme adalah aliran seni yang mengangkat peristiwa keseharian yang dialami oleh banyak orang (masyarakat luas). Istilah realisme pada aliran ini bukan merujuk pada tingkat kemiripan atau keakuratan gambar lukisan dengan referensinya.

10. Surealisme


                   Surealisme adalah aliran yang menggambarkan kontradiksi antara konsep mimpi dan kenyataan dengan gambar yang menunjukkan objek nyata dalam situasi yang tidak mungkin seperti mimpi dan alam bawah sadar manusia. Surealisme pada dasarnya menggunakan pendekatan teori psikologi Freud untuk menyampaikan maksud atau mengeksplorasi alam bawah sadar, yakni citra mimpi manusia sebagai ekspresi keinginan manusia tersebut.

B. Hasil Karya Lukisan

                    Setelah belajar tentang seni lukis, ini adalah hasil karya saya: 


                   Alasan saya memilih tema ini karena, saya suka dengan bunga. Awalnya saya bingung untuk menentukan apa yang harus saya lukis, dan akhirnya saya lukis pohon berbunga abstrak bersama bunga kecil disekitarannya. "The Glowing Pink at Night". Saya sengaja menamakan lukisan saya dengan nama tersebut, karena saya suka suasana malam di alam yang indah dan terang penuh dengan bintang. Di langit yang gelap gulita dengan bintang yang bersinar, wish i could write my name on it.

                  Aliran seni yang saya pilih adalah Abstraksionisme. Saya menyadari bahwa saya tidak terlalu mahir dalam melukis, dan pada akhirnya saya membuat lukisan saya menjadi asbtrak. Saya menggunakan kuas lalu mencoret asal di atas kanvas untuk mewarnai bunga-bunga. 

                  Banyak tantangan yang saya lewati, yang paling teratas adalah menggambar sketsa. Selalu bingung dan harus memikirkan hal tersebut berulang kali untuk menggambar sketsa yang bagus. Salah sedikit? hapus. Namun pasti ada hasil dari usaha yang saya buat, abstraksionisme. Yang kedua, saat melukis warna cat tak terpadu sehingga membuat diri saya sedikit bingung bagaimana cara untuk melanjutkan ini?cara apa yang harus saya lakukan?fikiran tersebut yang selalu lewat di dalam otak saya sehingga membuat saya takut untuk gagal.



                     Walaupun banyak tantangan yang saya lewati, malah tantangan tersebut lah yang membuat saya sadar untuk terus berusaha mencapai titik paling atas. Dengan tantangan dan kegagalan yang saya alami, bisa dijadikan pelajaran bagi saya dan akan saya kembangkan dan perbaiki untuk ke depannya. 



              












Senin, 14 Agustus 2023

Dampak Kecanduan Teknologi

                           Dampak kecanduan teknologi


Teknologi?Apa itu?

      Di era modern seperti ini siapa sih yang tidak mengenal dengan teknologi?. Teknologi secara umum, ialah suatu penerapan pengetahuan praktis khususnya di bidang tertentu; cara menyelesaikan tugas terutama dengan menggunakan proses teknis, metode, atau pengetahuan; serta juga aspek khusus dari bidang usaha tertentu. Teknologi mempunyai banyak fungsi bagi manusia pada zaman sekarang. Teknologi mampu mempermudah proses, mempersingkat waktu, hingga mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. 

Ciri - Ciri kecanduan teknologi

    Kita bisa mengetahui seseorang yang kecanduan dengan teknologi, sebagai berikut:

  •  Bermain gadget setiap ada waktu luang
  •  Merasa gelisah jika tidak menggunakan alat teknologi
  •  Tidak ingin melakukan aktivitas lainnya
  •  Lebih sering menyendiri di rumah dan menggunakan teknologi
  •  Sulit tidur pada malam hari
  •  Sulit berkonsentrasi saat di sekolah untuk belajar

Akibat kecanduan teknologi

    Walaupun teknologi mempunyai banyak manfaat seperti contoh tersebut, tapi tidak sedikit juga yang kecanduan dengan teknologi loh. Penggunaan teknologi yang berlebihan akan membawa banyak dampak yang buruk bagi manusia zaman sekarang, terutama pada murid-murid sekolah. Contoh dari akibat kecanduan teknologi antara lain, adalah:

1. Dampak secara fisik

  •    Masalah pada mata. Beberapa masalah pada mata para pengguna kecanduan teknologi adalah mata lelah, gangguan penglihatan, dan mata kering.
  •    Nyeri di bagian tubuh tertentu. Biasanya orang yang kecanduan dengan teknologi sering merasakan lelah dan nyeri di bagian tubuh tertentu, seperti nyeri di bahu, jari-jari, dan terutama tangan.
  •     Infeksi. Teknologi bisa menjadi salah satu sarang kuman dan penyakit lho. salah satunya bakteri E.coli penyebab diare. Sehingga, sering bersentuhan dengan gadget dapat meningkatkan risiko terkena infeksi berbagai bakteri.
  •      Penurunan kualitas tidur. Pecandu teknologi cenderung rela dan memilih untuk begadang. sehingga waktu dan kualitas tidurnya berkurang. 

2. Dampak secara mental

  • Menjadi lebih mudah marah dan panik.
  • Stress berlebihan.
  • Sering merasa kesepian karena kurang bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain.
  • Meningkatkan resiko gangguan cemas dan depresi.
  • Sulit berkonsentrasi saat belajar atau bekerja.
  • Cenderung lebih mudah mengalami masalah dalam hubungan sosial.

Dampak terhadap anak kecanduan gadget

    Kecanduan terhadap gadget tidak hanya dialami oleh orang dewasa, namun juga pada anak-anak. Salah satu ciri utama kecanduan gadget pada anak adalah hampir tidak pernah atau tidak mau melepaskan gadget dari genggamannya. 

    Anak yang kecanduan terhadap gadget dapat mengalami beberapa masalah kesehatan fisik, seperti susah tidur, penurunan atau peningkatan berat badan, gangguan penglihatan, nyeri kepala, dan gangguan nutrisi seperti yang di alami oleh orang dewasa. 

    Tidak hanya itu, anak kecanduan gadget juga bisa mengalami perubahan psikologis, seperti mudah merasa cemas, sering merasa bersalah, sering bohong, dan merasa kesepian. Tak jarang juga mereka lebih mengisolasi dirinya dan enggan beraktivitas di luar rumah.







Seni Lukis - Mazaya Early f.

  SENI LUKIS                 Ketika kita mendengar kata "Seni lukis" yang lewat di dalam otak dan pikiran kita merupakan seni dan ...